Langkah Praktis
Ikuti alur ini agar pengerjaan tetap rapi dan konsisten.
- 01
Gunakan daftar dokumen yang tampil sebagai sumber utama
Borang B menampilkan kebutuhan dokumen yang sudah disesuaikan dengan tipe pengusul, program, dan kondisi aplikasi. Fokus pada kartu dokumen yang muncul di halaman.
- 02
Unggah substansi inti terlebih dulu
Unggah Proposal, Linimasa, Profil/CV, dan Portofolio sebagai baseline substansi. RAB tidak diunggah di Borang B karena dikelola pada Borang D.
- 03
Lengkapi administrasi wajib
Lanjutkan dokumen administrasi yang diwajibkan untuk kasus Anda (misalnya KTP, NPWP, Rekening, SPTJM, Pakta Integritas, dan pernyataan non-politik).
- 04
Terapkan aturan kondisional secara tepat
Perhatikan dokumen yang hanya wajib pada kondisi tertentu. Contohnya SK Domisili muncul saat domisili tidak sama dengan KTP/akta, dan dokumen khusus program hanya muncul pada program terkait.
- 05
Lakukan final check satu per satu
Buka ulang setiap file untuk cek keterbacaan, orientasi scan, ukuran/format yang diterima sistem, serta konsistensi data identitas dengan Borang A.
Checklist Kepatuhan
Pisahkan mana yang wajib, kondisional, dan opsional sebelum lanjut ke tahap berikutnya.
Checklist Kelengkapan Upload
- Semua dokumen substansi baseline sudah terunggah.
- Dokumen administrasi wajib yang tampil pada akun Anda sudah lengkap.
- Dokumen kondisional hanya diunggah saat kondisi pemicunya terpenuhi.
- Dokumen khusus program yang muncul di bagian program sudah terunggah.
- Tidak ada file duplikat atau salah kategori.
Checklist Kualitas Berkas
- File bisa dibuka normal dan tidak korup.
- Isi dokumen terbaca jelas (tidak blur/terpotong).
- Nama, NIK, dan NPWP konsisten dengan Borang A.
- Data rekening pada dokumen pendukung konsisten dengan data yang akan diisi di Borang C.
- Format dan ukuran file mengikuti ketentuan yang ditampilkan pada masing-masing kartu dokumen.
FAQ Singkat
Pertanyaan yang paling sering muncul pada tahap ini.
Apakah semua file bisa diunggah dengan format yang sama?
Tidak selalu. Format mengikuti ketentuan per dokumen. Cek aturan format per jenis dokumen sebelum upload agar tidak tertolak.
Kalau ada satu dokumen belum siap, apakah bisa lanjut dulu?
Anda bisa menyimpan progres. Namun proposal baru bisa lolos submit saat dokumen wajib untuk kondisi/program Anda sudah lengkap.
Bagaimana jika file sudah terunggah tapi ternyata salah?
Segera ganti dengan file yang benar sebelum submit final. Jangan biarkan dokumen yang salah tetap aktif di Borang B.
Sumber Daya Terkait
Gunakan tautan ini untuk mempercepat pengerjaan.