Pendaftaran diperpanjang · ditutup 31 Mei 2026, 23.59 WIB.

Skip to main content
Festival Seni Pertunjukan Olahraga Tradisional Peresean
Kembali ke Galeri
Pendayagunaan Ruang Publik 2022 Perseorangan

Kamarudin Amaq Mila

Festival Seni Pertunjukan Olahraga Tradisional Peresean

Dana Diterima Rp 199.000.000
Provinsi Nusa Tenggara Barat
Durasi 7 bulan

Tentang Penerima

Kamarudin Amaq Mila adalah maestro peresean dan pelestari olahraga tradisional Sasak. Sebagai pepadu (petarung) legendaris di masanya, kini ia fokus melatih generasi muda dan menyelenggarakan festival untuk melestarikan tradisi leluhur.

Pengalaman

  • Pepadu (petarung peresean) selama 30 tahun
  • Pelatih peresean sejak 2000
  • Pendiri Sanggar Peresean Mila 2010
  • Narasumber olahraga tradisional tingkat nasional

Penghargaan

  • Pepadu Terbaik Lombok 1995
  • Tokoh Pelestari Budaya NTB 2018

Tentang Kegiatan

Festival olahraga tradisional peresean di Lombok Tengah yang menampilkan pertandingan antar-desa, demonstrasi teknik oleh maestro, dan workshop untuk generasi muda.

Peresean adalah seni bela diri dan olahraga tradisional suku Sasak yang menggunakan rotan sebagai senjata dan perisai kulit kerbau. Lebih dari sekadar pertandingan, peresean adalah ritual yang sarat makna filosofis tentang kejantanan, keberanian, dan sportivitas.

Festival ini menghadirkan pertandingan peresean tingkat kabupaten, demonstrasi teknik oleh maestro, workshop untuk pemuda, dan diskusi tentang pelestarian olahraga tradisional. Kegiatan berlangsung di lapangan desa dengan suasana tradisional.

Latar Belakang

Peresean menghadapi tantangan regenerasi. Anak muda lebih tertarik dengan olahraga modern. Festival ini bertujuan membangkitkan minat generasi muda dan menjadikan peresean sebagai daya tarik wisata budaya.

Tujuan & Sasaran

Tujuan

  • Menyelenggarakan festival peresean tingkat kabupaten
  • Menampilkan pertandingan dari 15 desa
  • Melatih 30 pemuda sebagai pepadu junior
  • Mendokumentasikan teknik dan filosofi peresean

Sasaran

  • 1 festival 2 hari terselenggara
  • 15 desa berpartisipasi
  • 30 pepadu junior terlatih
  • 1 video dokumenter teknik peresean

Hasil Kegiatan

Festival Peresean Lombok Tengah 2022
Event

Festival Peresean Lombok Tengah 2022

Festival 2 hari dengan 30 pertandingan dan demonstrasi maestro

Video

Peresean: Seni Bertarung Sasak

Dokumenter 45 menit tentang sejarah, teknik, dan filosofi peresean

Lihat Detail
Pelatihan Pepadu Junior
Program

Pelatihan Pepadu Junior

Program pelatihan 3 bulan untuk 30 pemuda

Dampak & Capaian

15 desa
Desa Peserta
Seluruh kecamatan terwakili
30 orang
Pepadu Junior
Usia 15-25 tahun
5.000 orang
Penonton
Termasuk wisatawan domestik
30 match
Pertandingan
Babak penyisihan hingga final

Penerima Manfaat

Pepadu tradisionalPemuda SasakMasyarakat LombokWisatawan budayaPengrajin peralatan peresean

"Peresean bukan tentang kekerasan, tapi tentang kehormatan dan sportivitas. Festival ini menunjukkan nilai-nilai luhur itu kepada generasi muda."

Kamarudin Amaq Mila Maestro Peresean

Galeri