Tentang Penerima
Muh Taufik adalah peneliti linguistik dan budaya dari Universitas Hasanuddin yang fokus pada pelestarian aksara-aksara tradisional Sulawesi Selatan. Ia telah mengabdikan lebih dari 15 tahun untuk mendokumentasikan dan mengajarkan aksara lokal yang terancam punah.
Pengalaman
- Dosen Linguistik Universitas Hasanuddin sejak 2008
- Peneliti aksara Lontara dan aksara lokal Sulawesi
- Penulis 5 buku tentang aksara tradisional Indonesia
- Fasilitator workshop aksara di 20+ sekolah
Penghargaan
- Peneliti Terbaik Fakultas Ilmu Budaya Unhas 2019
Tentang Kegiatan
Penelitian mendalam tentang aksara Hanggul, sistem tulisan tradisional suku Cia di Kabupaten Bone, meliputi sejarah, struktur, dan upaya revitalisasi.
Aksara Hanggul adalah sistem tulisan tradisional yang digunakan oleh suku Cia di pedalaman Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Berbeda dengan aksara Lontara yang lebih dikenal, aksara Hanggul memiliki karakteristik unik dan kini hanya dikuasai oleh segelintir tetua.
Kajian ini mendokumentasikan secara ilmiah struktur aksara, sejarah perkembangannya, dan konteks sosial-budaya penggunaannya. Penelitian juga menghasilkan materi pembelajaran untuk revitalisasi aksara ini di sekolah-sekolah lokal.
Latar Belakang
Aksara Hanggul terancam punah karena tidak ada dokumentasi ilmiah yang memadai dan penuturnya semakin berkurang. Tanpa upaya pelestarian, aksara ini akan hilang dalam satu atau dua generasi ke depan.
Tujuan & Sasaran
Tujuan
- Mendokumentasikan struktur dan karakteristik aksara Hanggul secara ilmiah
- Menelusuri sejarah dan konteks budaya aksara Hanggul
- Mengembangkan materi pembelajaran aksara Hanggul
- Menerbitkan buku kajian ilmiah tentang aksara Hanggul
Sasaran
- 1 kajian ilmiah komprehensif
- 10 tetua penutur terdokumentasi
- 1 set materi pembelajaran (buku + multimedia)
- 1 buku akademik terbit
Hasil Kegiatan
Aksara Hanggul: Warisan Tersembunyi Suku Cia
Buku akademik 250 halaman tentang sejarah, struktur, dan revitalisasi aksara Hanggul
Belajar Aksara Hanggul
Buku panduan dan aplikasi mobile untuk mempelajari aksara Hanggul
Lihat DetailDampak & Capaian
Penerima Manfaat
"Aksara ini adalah warisan nenek moyang kami. Senang sekali ada yang mau mendokumentasikan sebelum kami semua pergi."