Pendaftaran diperpanjang · ditutup 31 Mei 2026, 23.59 WIB.

Skip to main content
Menelusuri Papan Sang Hayyu - Kisah Eksplorasi Wayang Krucil Jawa Timur
Kembali ke Galeri
Dokumentasi Karya Pengetahuan Maestro 2022 Perseorangan

Rudi Irawanto

Menelusuri Papan Sang Hayyu - Kisah Eksplorasi Wayang Krucil Jawa Timur

Dana Diterima Rp 199.448.000
Provinsi Jawa Timur
Durasi 12 bulan

Tentang Penerima

Rudi Irawanto adalah seorang dalang dan peneliti wayang krucil yang telah mengabdikan lebih dari 25 tahun hidupnya untuk melestarikan tradisi wayang khas Jawa Timur. Melalui pendekatan akademis dan praktik pertunjukan, ia menjembatani pengetahuan maestro-maestro wayang dengan generasi muda.

Pengalaman

  • Belajar langsung dari Ki Sutrisno, maestro wayang krucil terakhir dari Ponorogo
  • Dosen seni pertunjukan di Universitas Negeri Surabaya (2005-sekarang)
  • Melakukan kajian lapangan di 15 kabupaten Jawa Timur selama 10 tahun
  • Mendokumentasikan lebih dari 200 lakon wayang krucil tradisional

Penghargaan

  • Anugerah Kebudayaan Jawa Timur 2019
  • Best Documentary - Festival Film Dokumenter Jogja 2021

Tentang Kegiatan

Dokumentasi komprehensif wayang krucil Jawa Timur melalui film dokumenter, buku, dan arsip digital dari 5 maestro dalang yang masih hidup.

Kegiatan 'Menelusuri Papan Sang Hayyu' adalah upaya sistematis mendokumentasikan tradisi wayang krucil yang nyaris punah di Jawa Timur. Wayang krucil, berbeda dengan wayang kulit yang lebih populer, menggunakan boneka kayu tiga dimensi dan memiliki repertoar lakon serta iringan musik yang unik.

Melalui pendanaan Dana Indonesia Raya, kegiatan ini berhasil merekam pengetahuan dari 5 maestro dalang yang rata-rata berusia di atas 70 tahun. Setiap maestro memiliki gaya dan lakon khas yang belum pernah terdokumentasi secara sistematis sebelumnya.

Latar Belakang

Wayang krucil Jawa Timur menghadapi krisis regenerasi yang akut. Dari sekitar 50 dalang aktif di tahun 1980-an, kini tersisa kurang dari 10 dalang yang masih rutin mendalang. Pengetahuan tentang pembuatan wayang, teknik memainkan, hingga filosofi lakon berisiko hilang bersama kepergian para maestro ini.

Tujuan & Sasaran

Tujuan

  • Mendokumentasikan teknik dan filosofi wayang krucil dari 5 maestro dalang
  • Menghasilkan film dokumenter berkualitas festival
  • Menerbitkan buku referensi tentang wayang krucil
  • Membangun arsip digital yang dapat diakses publik

Sasaran

  • 5 maestro dalang terdokumentasi lengkap
  • 1 film dokumenter berdurasi 90 menit
  • 1 buku referensi (300+ halaman)
  • 500+ file arsip digital (foto, audio, video)

Hasil Kegiatan

Papan Sang Hayyu
Film Dokumenter

Papan Sang Hayyu

Film dokumenter 90 menit tentang perjalanan menelusuri maestro wayang krucil

Lihat Detail
Ensiklopedia Wayang Krucil Jawa Timur
Buku

Ensiklopedia Wayang Krucil Jawa Timur

Buku referensi 320 halaman tentang sejarah, teknik, dan lakon wayang krucil

Arsip Digital

Koleksi Digital Wayang Krucil

523 file arsip meliputi foto, rekaman audio lakon, dan video dokumentasi proses pembuatan wayang

Lihat Detail

Dampak & Capaian

5 orang
Maestro Terdokumentasi
100% target tercapai
523 file
Arsip Digital
Melebihi target 500 file
12.500+
Penonton Film
Pemutaran di 8 kota
15 orang
Murid Baru
Mendaftar belajar wayang krucil setelah menonton

Penerima Manfaat

Dalang tradisionalMahasiswa seni pertunjukanPeneliti budayaKomunitas wayangMasyarakat umum

"Kegiatan ini memberikan harapan baru bagi kami para dalang tua. Setidaknya ilmu yang kami miliki tidak akan ikut terkubur bersama kami."

Ki Sutrisno Maestro Dalang Wayang Krucil, Ponorogo

Galeri