Pendaftaran diperpanjang · ditutup 31 Mei 2026, 23.59 WIB.

Skip to main content

Membangun kerangka RAB yang realistis, patuh aturan, dan siap diurai rinci pada Part 2 dan Part 3.

Fokus yang perlu Anda kuasai:

  • Rumus item otomatis: jumlah × frekuensi × satuan biaya
  • Batas pendanaan per program/sub-kategori (termasuk DIB per anggota delegasi)
  • Backstop Borang D: minimal 1 item valid + upload file RAB

Langkah Praktis

Ikuti alur ini agar pengerjaan tetap rapi dan konsisten.

  1. 01

    Tetapkan pagu maksimum program dan sub-kategori

    Mulai dari batas pendanaan resmi sesuai program dan sub-kategori kegiatan. Untuk skema tertentu seperti DIB, pagu mengikuti jumlah anggota delegasi.

  2. 02

    Pahami aturan komposisi program

    Setiap program memiliki rasio minimum/maksimum komponen biaya. Contoh: DI mewajibkan porsi Program Publik minimal 85% dan Pengelolaan Organisasi maksimal 15%.

  3. 03

    Susun kerangka kategori biaya yang relevan

    Kelompokkan rencana biaya ke kategori RAB sesuai kebutuhan kegiatan, lalu isi item dengan rumus baku: jumlah × frekuensi × satuan biaya.

  4. 04

    Pastikan kecocokan kategori dengan program

    Beberapa kategori memiliki pembatasan program. Validasi sejak awal agar tidak perlu refactor besar saat item mulai dirinci.

  5. 05

    Kunci struktur dan siapkan finalisasi Borang D

    Setelah pagu, komposisi, dan kategori benar, lanjutkan pengisian detail item di Part 2 dan siapkan file RAB untuk finalisasi Borang D.

Checklist Kepatuhan

Pisahkan mana yang wajib, kondisional, dan opsional sebelum lanjut ke tahap berikutnya.

  • Checklist Aturan Dasar RAB

    • Pagu maksimum pendanaan program sudah dipastikan.
    • Komposisi minimum/maksimum komponen program sudah dicatat.
    • Kebutuhan kegiatan sudah dipetakan ke kategori A-F.
    • Tidak ada kategori biaya yang bertentangan dengan karakter program.
    • Setiap item biaya disiapkan mengikuti rumus jumlah × frekuensi × satuan biaya.
  • Checklist Kesiapan Lanjut ke Part 2

    • Struktur pos biaya utama sudah final.
    • Urutan prioritas belanja sudah disepakati tim.
    • Asumsi biaya sudah punya dasar (harga pasar/SBM/internal benchmark).
    • Draft RAB siap diisi detail item per baris.
    • File RAB disiapkan untuk tahap finalisasi Borang D.

FAQ Singkat

Pertanyaan yang paling sering muncul pada tahap ini.

Apa kesalahan paling sering saat mulai membuat RAB?

Langsung mengisi nominal tanpa memastikan pagu dan komposisi program. Akibatnya RAB sering harus dirombak total di akhir.

Apakah semua kategori A-F boleh dipakai di semua program?

Tidak selalu. Beberapa kategori punya batasan penggunaan tergantung program. Karena itu validasi kategori dilakukan sejak Part 1.

Apa syarat minimum agar Borang D bisa difinalkan?

Secara umum Anda harus memiliki item RAB yang valid dan melengkapi upload file RAB, lalu lolos validasi server-side saat finalisasi.

Kenapa Part 1 tidak langsung fokus ke nominal akhir?

Part 1 fokus memastikan fondasi aturan benar dulu (pagu, komposisi, dan struktur). Pengisian detail item dilakukan di Part 2 agar perhitungan tidak berulang.

Sumber Daya Terkait

Gunakan tautan ini untuk mempercepat pengerjaan.

Hubungi Kami